Pro Kontra Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual

Adiyana Adam

Abstract


Kasus kekerasan seksual di Indonesia memiliki angka korban yang terus meningkat setiap tahun. Angka yang ditunjukan lebih dari 2000 kasus setiap tahunnya, namun angka tersebut masih kurang dari fakta yang terjadi di lapangan disebabkan oleh proses investigasi yang terkesan membuka luka lama, pelaku adalah kerabat dekat, hingga alasan sanksi sosial. Usulan RUU PKS menjadi suatu pilihan untuk menyediakan payung hukum bagi para korban, namun RUU PKS justru menuai Pro Kontra dimasyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk membahas mengenai akar dari hadirnya pro-kontra RUU PKS. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan bantuan data sekunder dari berita, laporan, serta jurnal, penulis mencoba menjawab permasalahan tersebut. Hasil yang ditemukan adalah Pro-Kontra hadir karena adanya kesalahapahaman pada kata serta maksud dan tujuan, yang dianggap dapat melanggar norma dan agama yang berlaku di masyarakat Indonesia.


Keywords


Agama, Budaya, Kekerasan Seksual, Norma, Rancangan Undang Undang

Full Text:

 Subscribers Only

References


Referensi

Cunningham, F. (2002). Theories of Democracy. London: Routledge.

Gould, C. C. (1994). Demokrasi Ditinjau Kembali. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Jurnal Perempuan. (2016). RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Aceh: Yayasan YJP.

Kelly, P., Dacombe, R., Farndon, J., Hudson, A. S., Johnson, J., Kisthainy, N., . . . Weeks, M. (2013). The Politics Book. United States: DK Publisher.

Komnas Perempuan . (2019). Korban Bersuara, Data Bicara: Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai Wujud Komitmen Negara. Jakarta: Komnas Perempuan .

KOMNAS PEREMPUAN . (2021). Hak Perempuan Korban Kekerasan Seksual Dalam Kerusuhan Mei 1998. Jakarta: Komnas Perempuan .

Kumparan. (2019, Februari 13). 5 Alasan Penting Mengapa RUU PKS Harus Segera Disahkan. Indonesia.

KumparanWOMAN. (2020, November 28). 3 Upaya The Body Shop Indonesia Menuntut Pengesahan RUU PKS.

MCASA. (2013). Reporting Sexual Assault: Why Survivors Often Dont. Retrieved from http://ocrsm.umd.edu/files/Why-Is-Sexual-Assault-Under-Reported.pdf

Ramadhan. (2019, Agustus 28). Jalan Pikiran PKS yang Menolak RUU PKS.

REPUBLIKA. (2019, September 25). Sikapi Demo Mahasiswa, AILA Tegaskan Tolak RUU PKS.

REPUBLIKA. (2020, Juli 7). Aksi Dukung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Proglegnas.

TirtoID. (2020, November 24). Ayo #GerakBersama Dukung Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan.

Tiyas, I. K. (2020). Kertas Kebijakan Infid RUU Penghapusan Kekerasan Seksual: Jalan Keadilan Bagi Korban. Jakarta: INFID.




DOI: http://dx.doi.org/10.46339/al-wardah.v15i1.375

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama



  

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.