ANALISIS SEMIOTIKA JULIA KRISTEVA DALAM FILM “SEXY KILLERS” (Pendekatan Semanalisis Hingga Intertekstualitas

Siti Nur Alfia Abdullah

Abstract


Munculnya sebuah film yang menceritakan keadaan bangsa Indonesia yang melibatkan petinggi-petinggi bangsa dan masyarakatnya yang mempunyai pemahaman berbeda dalam melihat sebuah teknologi, menjadi suatu hal yang patut untuk ditelaah kembali, sejak film tersebut muncul, telah menuai berbagai pujian dan pula yang mengkritisi serta memaknainya dengan cara yang  berbeda , yakni film “Sexy Killers. Ini menjadi sebuah dasar penulis dalam melakukan penelitian untuk  melihat perbedaan tersebut dari berbagai macam bentuk pemaknaan yang dibangun, dengan memaki teori semiotika dari Julia Kristeva, tentang semanalisis hingga intertektualitas. Walaupun teori tersebut terfokus pada bahasa puitis, namun penulis ingin mencoba menerapkannya dalam sebuah media film yang jarang dilakukan dalam peneltian lain. Hasil penelitian menjelaskan bahwa  makna tidaklah mesti dipahami secara kaku dan otoriter, namun makna memiliki perkembangan yang terus berinovasi, “sexy killers” dalam perwujudannya merupakan teks full yang tidak bisa dirubah dalam kristeva disebut dengan genoteksnya, fenoteks merupakan makna yang berkembang di tengah masyarakat saat menyaksikan “sexy killers” makna yang dihasillkan pun berbeda beda, bisa jadi makna tersebut dipahami sama dengan tujuan dari si sutradara film sendiri sebagai bentuk kritis terhadap pemerintah yang tidak bijak dalam melakukan pembangunan tambang batu bara, atau bahkan proses hadirnya film tersebut dimaknai sebatas informasi sesaat dan tidak memiliki pengaruh apa-apa.


Keywords


Semiotika, Julia Kristeva, Sexy Killers

References


Berger, Arthur, Tanda-tanda Dalam Kebudayaan Kontemporer, Penerjemah : M. Dwi Marianto, Tiara, Yogyakarta; Wacana, 2000.

Budiman, Kris, Kosa Semiotika, Yogyakarta; LkiS, 1999.

Cobley, Paul dan Litza Jansz, Introducing Semiotics, New York, Icon Book-Totem Books, 1999.

Fachruddin Andi, Dasar-dasar Produksi Televisi, Produksi Berita, Feature, Laporan Investigasi, Dokumenter, Dan Teknik Editing, Jakarta; Kencana Prenada Media Group, 2012.

Honderich, Ted, The Oxford Companion to Philosophy. New York: Oxford University Press, 1995.

Husein, Fahtul A., Membaca Matrealitas Esoterik Via Kristeva dan Barthes, Pikiran Rakyat, 2002.

Kurniawan, Semiologi Roland Barthes, Magelang; Yayasan Indonesiatera, 2001.

Lechte, John, Filsuf Kontemporer Dari Strukturalisme Sampai Postmodernitas, Yogyakarta; Pustaka Kanisius, 2001.

Littlejohn, Stephen W., Theories Of Human Communication, Edisi ke-5, New York; Wadsworth Publishing Company, 1996.

MS, Kaelan, Filsafat Bahasa Semiotika dan Hermeneutika,Yogyakarta, Paradigma, 2009.

McQuail Denis, Teori Komunikasi Massa Buku 1 Edisi 6, Jakarta; Salemba Humanika, 2011

Piliang, Yasraf Amir, Antara Semiotika Signifikasi, Komunikasi dan Ekstra-Komunikasi : Dalam Alex Sobur, Semiotika Komunikasi, Bandung; Remaja Rosda Karya, 1999.

Segers, Rient T., Evaluasi Teks Sastra, Penerjemah: Sumino A. Suyuti, Yogyakarta; Adicita Karya Nusa, 2000.

Sinha, 1988.

Sobur, Alex, Semiotika Komunikasi, Bandung; Remaja Rosda Karya, 2004.

Trianton Teguh, Film Sebagai Media Belajar, Yogyakarta; Graha Ilmu, 2013.

Zoest, Van dan Panuti Sudjman, Serba-Serbi Semiotika, Jakarta, Gramedia, 1992.

http://jateng.tribunnews.com/2019/04/15/sinopsis-film-sexy-killers-fakta-di-balik-terangnya-listrik-segelap-batu-bara?page=4, di akses pada tanggal 20 April 2019, pukul 18.45)




DOI: http://dx.doi.org/10.46339/al-wardah.v13i2.216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 AL-WARDAH



  

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.