PERAN HIBUALAMO DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA

Ansar Tohe, safri Miradj

Abstract


Penelitian pembinaan kerukunan beragama pasca konflik sangat diharapkan tercipta kerukunan masyarakat dan agama dapat tercipta kembali seperti sedia kala yang hidup berdampingan antara pemeluk agama yang berbeda satu dengan lainnya. Agama dalam kaitan ini bukan pemicu konflik, karena isu agama itu muncul belakangan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data lapangan. Data yang di peroleh bersumber dari gejala, fenomena dan realitas atau fakta sosial yang di lakukan langsung oleh peneliti dalam situasi apa adanya. Dengan menggunakan pendekatana Teologis yaitu pendekatan ini digunakan untuk melihat sisi persamaan dan perbedaan masing-masing doktrin agama dan pendekatan filosofis yaitu pendekatan ini gunukan untuk memahami ajaran agama lebih kritis dan rasional. Dalam filosofi Hibualamo terdapat lima unsur utama yang saling terkait dan tak dapat dilepas pisahkan satu dengan yang lainnya. Kelima unsur dimaksud adalah sebagai berikut: Pertama, O dora : dapat diartikan dengan (kasih), yakni kasih terhadap sesame manusia (antar individu) maupun antara individu dengan masyarakat. O dora memiliki makna mendalam sebagai dasar (foundation) hubungan saling mengasihi yang kental antar sesame dan juga diri sendiri, Kedua, O hayangi (bahasa Tobelo) dan O sayangi (bahasa Galela) maknanya sama dengan kata saying yang artinya masih dekat pula dengan O dora, akan tetapi O hayangi lebih dekat pada masalah tolong menolong, Ketiga, O baliara dapat diartikan dengan “pelihara” yang mengandung pengertian saling peduli, saling menopang/menunjang, saling melayani, dalam rangka menciptakan suasana kehidupan bersama yang makmur, aman dan damai, Keempat, O adili, artinya keadilan yang didalamnya mengandung makna kesetaraan derajat, harkat dan martabat, keseteraan hak dan kewajiban di depan aturan-aturan normatif yang diakui dan diterima sebagai hukum adat yang sangat dijunjung, dan Kelima, O diai, sama dengan kebenaran dan kejujuran yang erat kaitannya dengan O adili (keadilan). Norma yang diterima, disepakati dan dihargai sebagai “yang benar” merupakan kriteria yang menata kehidupan masyarakat. 


Keywords


Hibualamo, Konflik, dan Umat Beragama

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. Amin,Islamic Studies Di Perguruan Tinggi; Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar . 2006

________________, Studi Agama: Normativitas atau Historitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset. 1999

Abdullah,Taufik, Metodologi Penilitian Agama, Cet. I. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana, 198

Ahmad, Kasman Hi.(ed), Damai yang terkoyak Catatan kelam Dari Bumi Halmahera, Cet. I. Ternate, Madani Press, 2000

Ali, H.A. Mukti, Ilmu Penbandingan Agama Di Indonesia, Bandung: Mizan. 1992

Almunawar, Said Agil Husen, Fikih Hubungan Antar Agama Cet, I. Jakarta: Ciputat Press; 2003.

Andre Ata Ujan, et.al, Multikulturalisme: Belajar Bersama dalam Perbedaan, Jakarta: PT. Indeks, 2011

Arifin,Syamsul, Studi Agama; Perspektif Sosiologis dan Isu-isu Kontemporel, Malang: UMM Pres. 2009

Armstron, Karen, A Hintory of God : The 4,000-Year Quest of Judaism, Chistianity and Islam. All right undar and pan-American Copyright conventions : Ballantine Books, New York, 1993.

Bellah, Robert N, Beyond Belief : Esei-esei tentang Agama di Dunia Modern, Jakarta : Paramadina, 2000

Bungin, Burhan, Metedologi Penelitian Kualitatif, Cet. I. Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada, 2001.

Deedat, Ahmed, The Choice. Islam and Critianity, Abul Qasim Publication : Sout Africa, 1995.

Effendy, Bahtiar, Masyarakat Agama dan Pluralisme Keagamaan, Yogyakarta: Galang Press; 2001.

Fatoohi, Louay, The Mystery Historical Jesus, Bandung: Mizan, 2012

Grose, George B, et.al. Tiga Agama Satu Tuhan.Bandung: Paramadina. 1999

Hurgronje, Snouck, Islam di Hindia Belanda, Cet. III, Jakarta: BHARATARA, 1989.

Ma’arif, A. Syafi’I, et.al, Agama Kemanusiaan dan Budaya Toleransi. cet.I. Depag Malut dan UMMU Press, Yogyakarta 2004

Madjid, Nurcholish, Islam Doktrin dan Peradaban, Jakarta: Paramadina, 1995

Manaf, Mudjahid Abdul, Ilmu Penbandingan Agama, Jakarta: Raja Grafindo Persada. 1994

Martin, Richard C, Approaches to Islam in Relegious Studes, The university of Arizona Press, 1985

Mimery, Nehemiah, Injil Synoptis : Injil Matius, Markus, Lukas, Jakarta Barat : Mimery Press, tt.

Nakha’I, Imam ,Fighi Pluralis,Telaah Terhadap Relasi Muslim dan Non

Muslim dalam Kitab-kitab Kuning, Cet I. Jakarta: Puslitbang Pdd Agama dan Keagamaan Kemenag RI. 2011.

Nasution, Harun, Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspek, Jakarta : UI Press, 1986.

Pals, Daniel L, Seven Theories of Relegion, New York: Oxford university Pres, 1996

Kahmad H. Dadang, Metode penelitian agama. Perspektif ilmu perbandingan agama, Cet. I.Bandung: CV. Pustaka Setia, 2000.

Rahman, Budhi Munawar ,Islam Pluralis. Cet. I. Jakarta: para madinah, 2001

Rustam, Kastor,Konspirasi Politik RMS Dan Kristen Menghancurkan ummat Islam Di Ambon Maluku. Cet. II, Yogyakarta: Wihdah Press, 2000

Sabri, Muhammad, Keragaman Yang Saling Menyapa. Perspektif filasafat perenial, Cet I. yogyatarta : Ittaka pers, 1999.

Schuman, Olaf, Keluar dari Benteng Pertahanan. Jakarta: Grasindo, 1996.

____________, Menghadapi Tantangan Memperjuangkan Kerukunan.cet I. Jakarta: Bpk Gunung mulia, 2004

Shihab, Alwi, Islam Inklusif : Menuju Sikap Terbuka Dalam Beragama, Bandung: mizan, 1999.

Sugiono, Metode Penelitian Kualitatif-Kuantitatif Dan R & D, Bandung: Alfabeta,2013

Steenbrink, Karel, Kawan Dalam Pertikaian Kaum Kolonial Belanda Dan Islam Di Indonesia, Bandung : Mizan, 1995


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AL-TADABBUR

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.