METODOLOGI PEMAHAMAN HADIS TEKSTUAL VS PEMAHAMAN KONTEKSTUAL

Muhammad Sakti Garwan

Abstract


Tulisan ini mendeskripsikan urgensi pemahaman tekstual dan kontekstual dalam penerapannya pada kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian ini adalah library reseach, variabel penelitian adalah pemahaman tekstual dan kontekstual hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis sebagai sumber nilai dan ajaran kedua, yang secara redaksi dikategorikan zhannî al-wurûd, ternyata mengandung berbagai problem di dalamnya, di antaranya kedudukannya Muhammad sebagai rasul akhir zaman, maka aturannya pun mestinya untuk sepanjang zaman, padahal kenyataannya Muhammad itu hidup pada waktu dan tempat tertentu. Mengikuti segala yang bersumber dari Rasulullah Muhammad merupakan suatu keharusan, namun karena Rasulullah Muhammad dalam kehidupannya yang terbatas baik waktu maupun wilayahnya, maka sudah seharusnya pula memahami hadis tidak hanya dengan pendekatan tekstualis an-sich, kalau menginginkan agar hadis senantiasa berlaku sepanjang zaman, mengingat problem kehidupan dewasa ini semakin kompleks. Oleh karena itu perlu pendekatan secara kontekstualis, yaitu memahami hadis dengan mengacu pada latar belakang, situasi dan kondisi serta kedudukan Nabi ketika hadis itu ditampilkan.


Keywords


Tekstual, Hadis, Kontekstual

Full Text:

PDF

References


Referensi

Danial W. Brown, Menyoal Relevansi Sunnah dalam Islam Kontemporer, Bandung: Mizan, 2000.

Hamim Ilyas, “Pemahaman Hadis Secara Kontekstual (Telaah terhadap Asbâb Al-Wurûd)”, Kutub Khazanah, no. 2, Maret,1999.

Hasbi Ash-Shiddieqy, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis, Jakarta, Bulan Bintang, 1974.

Mahmud Syalthût, Al-Islâm: Aqîdah Wa al-Syarî‛ah, Kairo: Dâr al-Qalam, 1996.

Muhammad ibn Idrîs al-Syâfi’î, Ikhtilâf al-Hadîs, Beirut: Dâr al-Kutub al-‛Ilmiyyah, 1986.

Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an, al-Qur’an dan Terjemahnya, Kementrian Agama RI, Jakarta, 2012, hlm. 67.

Said Agil Husin Munawar, Abdul Mustaqim, Asbabul Wurud, Yogyakarta, Pustaka Pelajar Offset, 2001

Suryadi, “Dari Living Sunnah ke Living Hadis”, dalam Seminar Living Al-Qur‟an dan Hadis” Jurusan Tafsir-Hadis, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, tanggal 8-9 Agustus 2005.

Syuhudi Ismail, Hadis Nabi yang Tekstual dan Kontekstual, Jakarta, PT.Bulan Bintang, 1994.

Waryono Abdul Gafur, “Epistemologi Ilmu Hadis”, Dalam Bunga Rampai Wacana Studi Hadis Kontemporer, ed. Hamim Ilyas dan Suryadi, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2002.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AL-TADABBUR

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.